ASAHAN – Semangat peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di Kabupaten Asahan diwarnai dengan aksi sosial penuh makna. Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani, S.H., S.I.K., M.H. bersama Organisasi Pemuda ICMI Asahan turun langsung menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian terhadap dunia pendidikan sekaligus bentuk hadirnya Polri di tengah masyarakat, khususnya bagi generasi penerus bangsa yang membutuhkan dukungan untuk terus melanjutkan pendidikan.
Perlengkapan sekolah yang disalurkan berupa tas sekolah, buku tulis, alat tulis, serta kebutuhan belajar lainnya. Satu per satu bantuan diserahkan secara langsung kepada para penerima, menciptakan suasana hangat dan penuh kebahagiaan.
Senyum tulus dari wajah anak-anak penerima bantuan menjadi gambaran bahwa perhatian dan kepedulian sering kali memiliki makna yang jauh lebih besar dari nilai materi yang diberikan.
Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa momentum Hari Bhayangkara tidak hanya dimaknai sebagai peringatan institusi, namun juga menjadi ruang untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat.
“Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat serta berbagi kebahagiaan kepada anak-anak yang membutuhkan. Pendidikan adalah pondasi masa depan bangsa, sehingga tidak boleh ada anak yang kehilangan semangat belajar hanya karena keterbatasan ekonomi,” ujar AKBP Revi Nurvelani.
Ia juga menegaskan bahwa Polri akan terus mendorong lahirnya generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita.
“Anak-anak hari ini adalah pemimpin masa depan. Kami berharap bantuan sederhana ini dapat menjadi penyemangat agar mereka tetap optimis, terus belajar, menjaga akhlak, dan tidak berhenti bermimpi. Polri ingin hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari tumbuhnya harapan masyarakat,” tambahnya.
Sinergi antara Polres Asahan dan Organisasi Pemuda ICMI Asahan dalam kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembangunan sumber daya manusia dan kemajuan pendidikan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen.
Bagi sebagian orang bantuan perlengkapan sekolah mungkin terlihat sederhana, namun bagi anak-anak penerima manfaat, bantuan tersebut menjadi simbol perhatian, motivasi, dan keyakinan bahwa masih banyak pihak yang peduli terhadap masa depan mereka.
Melalui kegiatan sosial ini, Polres Asahan kembali menunjukkan bahwa peringatan Hari Bhayangkara bukan hanya tentang seremonial, tetapi juga tentang menghadirkan manfaat nyata, memperkuat empati, serta menyalakan harapan bagi generasi penerus bangsa.
“Menjaga keamanan adalah tugas Polri, tetapi menjaga harapan anak-anak bangsa adalah bagian dari pengabdian untuk Indonesia.” :::
(Nando Sagala)
