Padang,cctv24jam.com 27 Juli 2025 — Di tengah hiruk-pikuk kehidupan kota, masih ada kisah Hangat tentang kebersamaan yang tumbuh dari hati masyarakat. Setiap hari Minggu pagi, warga Perumahan Villa Anggrek Bulan, Kelurahan Limau Manis Selatan, Kecamatan Pauh, Kota Padang, berbondong-bondong turun tangan dalam pembangunan Musala Zahratul Qomar—sebuah rumah ibadah yang menjadi harapan dan cita-cita bersama.
Dengan semangat gotong royong yang tak pernah surut, mulai dari bapak-bapak, pemuda, hingga anak-anak turut serta menyumbangkan tenaga dan waktu mereka. Tak peduli panas terik atau hujan gerimis, kebersamaan menjadi bahan bakar utama mereka.
“Alhamdulillah, berkat kekompakan warga dan niat tulus untuk beribadah, pembangunan musala ini terus berjalan. Setiap Minggu kami berkumpul, bekerja dengan senyum dan semangat,” tutur Pak Somar, tokoh masyarakat sekaligus ketua pembangunan Musala Zahratul Qomar.
Pembangunan dilakukan secara bertahap—dimulai dari pondasi, pengecoran, hingga penyusunan batu. Semua dikerjakan dengan tangan sendiri, tanpa mengandalkan kontraktor. Walau keterbatasan dana menjadi tantangan, semangat warga tak pernah padam. Bantuan datang dalam bentuk material bangunan, konsumsi, bahkan tenaga. Tak sedikit pula warga yang dengan ikhlas menyisihkan rezekinya demi kelangsungan pembangunan.
Musala Zahratul Qomar tak sekadar bangunan fisik. Ia adalah simbol dari mimpi dan harapan—tempat untuk salat berjamaah, pengajian anak-anak, dan aktivitas keagamaan lainnya. Lebih dari itu, musala ini diharapkan menjadi ruang berkumpul yang mempererat tali silaturahmi antarwarga.
“Musala ini bukan sekadar rumah ibadah. Ini adalah warisan nilai kebersamaan untuk generasi kami dan anak cucu kami kelak,” ungkap salah satu panitia pembangunan dengan mata berbinar.
Pak Somar pun mengajak semua pihak untuk turut ambil bagian dalam mewujudkan mimpi ini. “Bagi siapa pun yang ingin beramal jariyah, kami sangat terbuka menerima bantuan dalam bentuk apa pun. Insyaallah, setiap batu yang disumbangkan akan menjadi pahala yang terus mengalir,” ujarnya penuh harap.
Melalui gotong royong yang terus dijaga dan semangat tulus yang menyatukan, warga Villa Anggrek Bulan percaya bahwa Musala Zahratul Qomar akan segera berdiri kokoh—bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi sebagai mercusuar nilai-nilai kebersamaan dan cinta di tengah masyarakat.
Editor.Epi danson
