Batu Bara,CCTV24jam.com – Viralll Beredar postingan Facebook Rizky aryetha dan Pesan Comment Cindyaryetha Anak Bungsu dari Mantan Bupati Batu Bara periode 2013 – 2018 dan juga salah satu tokoh pemekaran Kabupaten Batu Bara yakni Almarhum H. OK. Arya Zulkarnain yang membuat warganet merinding dan terharu membaca pesan – pesan comment yang beredar di Facebook yang ditujukan ke salah satu Paslon Bupati Batu Bara Nomor Urut 01 Darwis – Oky, yang diposting pada hari Minggu (17/11/2024).
Berikut pesan – pesan Comment di Facebook dari anak bungsu Almarhum H. OK. Arya Zulkarnain :
Assalamualaikum wr wb
Saya Cindy Amallia Aryetta, anak bungsu dari Alm. H. OK. Arya Zulkarnain
Saya ingin menyampaikan kepada Pak Darwis dan Pak Oky (Paslon 01 Cabup dan Cawabup Kab. Batu Bara)
Dengan saya smpaikan pesan ini melalui comment yg tujuannya agar dapat di baca juga oleh tim sukses paslon 01 supaya paham dengan apa yg akan saya sampaikan.
Saya sebagai anak dari Alm. H. OK. Arya Zulkarnain, memohon utk Pak Darwis, Pak Oky dan Seluruh Tim Sukses Paslon 01 untuk menghapus atau take down SELURUH FOTO DAN VIDEO dengan konteks kampanye, sosialisasi, kunjungan, silahturahmi atau apapun itu yg menampilkan papa saya di media sosial mana pun.
Ini adalah permintaan saya sebagai anak dari Almarhum yg sangat amat merasa keberatan, secara pribadi saya, kkak dan abg saya punya beberapa alasan kuat melakukan hal ini
– Saya sebagai perwakilan anak almarhum merasa keberatan, apabila hal-hal yg menyangkut papa saya dijadikan konten untuk kepentingan paslon mana pun. Saya tdk ingin masyarakat menjadi terpatok pada satu pilihan hanya karena sebagai simpatisan almarhum. Sejatinya almarhum tidak ingin masyarakat menjadi terkotak2 hanya karena pengaruh2 tertentu
– Saya sebagai keluarga yg sedang berduka, merasa sangat amat kecewa dengan apa yg terjadi dan yg kami alami pada hari ke 3 tahlilan almarhum di rmh kkak saya. Saya merasa kami seperti ingin di permalukan, kalau saya, kkak dan abg saya yg dipermalukan mgkin kami masih bisa menahan. Tapi alangkah teganya kalau secara tdk lngsung pun hampir saja mempermalukan almarhum. Padahal sebegitunya besarnya almarhum menghargai bapak2, smpai mau ikut ajakan bapak2 utk menghadiri acara bahkan rela berkendara pulang pergi Medan – Batu Bara dengan kondisi yg bapak tau kalau almarhum juga sdh ada sakitnya. Tapi Allah Maha Besar, Allah melindungi nama baik Almarhum dan keluarga dari orang2 dzolim yg ingin menjatuhkan kami
– Saya rasa tdk ada pembelaan yg dapat kami terima mengenai kejadian pada hari 3 tahlilan almarhum, karena dari pihak kami langsung mencoba menghubungi ajudan yg bersangkutan utk memvalidasi omongan yg bapak sampaikan ke abg ipar saya, ternyata hal tersebut memang tdk benar2 ada. Saya pribadi sama sekali tdk mengerti apa mksud dan tujuan dari hal yg bapak lakukan, tapi hal itu sangat berdampak buruk pada kami.
– Kedukaan yg saya, kkak dan abg saya rasakan tdk pantas dijadikan konten untuk menarik simpati publik. Seperti membawa fotografer ke tmpat pemakaman yg saya juga tdk tau tujuannya utk apa. Padahal mengucapkan rasa belasungkawa secara langsung pada saya di pemakaman pun tdk ada sama sekali, bahkan saya dilewati begitu saja. Kalau karena alasan tdk tanda dgn saya, agak tdk masuk akal karena mengingat Pak Darwis dlu pernah menjadi kepala sklh saya di SMAN 1 Limapuluh dan Pak Oky pada saat pemakaman berdiri tepat di sblh saya.
– Saya juga merasa keberatan apabila ada yg mengatakan bahwa memilih salah satu paslon merupakan amanah terakhir dari almarhum yg harus di jalankan. Sesungguhnya almarhum tdk pernah mempengaruhi masyarakat utk memihak pada paslon tertentu. Amanah dari pak OK. Arya Zulkarnain adalah utk tetap memajukan dan menjaga hasil kerja keras dan perjuangannya yaitu Kabupaten Batu Bara sebaik mgkin siapapun pemimpinnya
– Satu hal yg saya rasa perlu saya ingatkan, jabatan yg sedang Bapak-Bapak perebutkan saat ini tdk akan ada kalau bukan karena Alm. H. OK. Arya Zulkarnain. Maka hargailah beliau dan kami anak2nya dengan segelintir permintaan ini.
– Saya tdk punya kepentingan apapun juga pada siapapun, terutama saya tdk pnya kepentingan politik pada paslon manapun. Saya hanya ibu rumah tangga dan dokter gigi biasa yg kebetulan anak dari mantan bupati Batu Bara. Bahkan KTP saya juga sdh tdk terdftar sbg warga Kab. Batu Bara lagi, yg mana ini jelas bahwa saya tdk dpt mencoblos Cabup dan Cawabup paslon mana pun. Bahkan saya tdk bekerja di Kab. Batu Bara karena tdk diterima di salah satu RS, dgn alasan tdk mau berurusan sama org yg pnya hubungan dgn OK. Arya. Padahal Batu Bara tdk ada kalau tdk karena OK. Arya.
Saya rasa cukup ini saja yg perlu saya smpaikan, karena kalau saya smpaikan semua dgn lebih mendetail, pasti akan bnyak pihak yg merugi dengan fakta-fakta yg akan saya smpaikan.
Jadi kepada Pak Darwis dan Pak Oky tolong dgrkan permintaan saya ini kalau memang masih menghargai Almarhum sebagai sosok pejuang Kab. Batu Bara.
Selamat berjuang utk 27 November nanti.
(Tim Red-)
