Cctv24jam.com – PEKANBARU,- Dewan Pimpinan Pusat Laskar Lembaga Melayu Bersatu (DPP LLMB) menyampaikan pernyataan sikap terkait dugaan tindakan yang dinilai merendahkan marwah dan adat kebudayaan Melayu Riau. Minggu, (3/5/2026)
Dalam keterangan resminya, DPP LLMB menyebut adanya unggahan/pernyataan dari seorang bernama Iwan Pansa yang dianggap tidak menghormati tokoh Melayu Riau.
“Kami menilai ini sudah menginjak-injak martabat Melayu di Bumi Lancang Kuning. Ini soal harga diri adat,” ujar perwakilan DPP LLMB.
Atas hal tersebut, DPP LLMB meminta Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan segera tangkap Iwan Pansa karna sudah meremehkan tokoh Melayu Riau dan menginjak injak martabat Melayu riau.
“Iwan pansa sudah mengibarkan bendera perang dibumi Melayu riau. Kami meminta kepada Polda Riau segera tangkap Iwan pansa jangan sampai masyarakat Melayu bangkit menghakimi Iwan Pansa apa bila tidak dilanjuti pihak kepolisian”
“Kami percaya Polda Riau profesional. Kami minta kasus ini diproses cepat dan transparan supaya tidak memicu kegaduhan di tengah masyarakat,” tambahnya.
DPP LLMB juga mengimbau seluruh masyarakat Melayu Riau untuk menahan diri dan mempercayakan penyelesaian masalah ini melalui jalur hukum.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Iwan Pansa maupun Polda Riau terkait pernyataan DPP LLMB tersebut.
Sebelumnya viral beredar video aksi Premanisme Kampungan yang dilakukan oleh Mantan Narapidana Iwan Pansa alias Iwan P alias Iwan Pulungan, yang secara Membabi-buta Memaki-Maki, Mengancam dan bahkan Melecehkan Kedua Tokoh Masyarakat Riau Haji Suparman S.Sos M.Si dan Haji Taufik Tambusai SE.
Iwan p tanpa rasa malu melakukan aksi Premanisme Kampungan, Mendatangi Tokoh Melayu Riau, Mengancam seraya Memaki-Maki seperti Orang yang sedang Mabuk Minum-minuman Keras dan Kondisi tersebut dianggap sama saja turut melecehkan marwah Tokoh Masyarakat Riau.
Aksi Premanisme Iwan Pansa yang membawa gerombolan sekitar 30 an orang ke Wareh Kupie Jalan Arifin Ahmad Kota Pekanbaru, merekam video seolah-olah dirinya sendirian, lalu dengan arogannya memaki-maki tokoh Masyarakat Riau Haji Suparman dan Haji Taufik Tambusai yang sedang asyik duduk ngopi.
