BATU BARA – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Ebenejer Sitorus, SE., MM., melaksanakan kegiatan Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kepemudaan, di Desa Pematang Rambai, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, Selasa (23/06/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wadah penyampaian edukasi kepada generasi muda mengenai pentingnya pembangunan karakter, penguatan nilai kebangsaan, serta mendorong hadirnya regulasi yang memberikan ruang dan perlindungan bagi pengembangan kepemudaan di daerah.
Dalam sambutannya, Ebenejer Sitorus menegaskan bahwa pemuda tidak boleh kehilangan jati diri dan harus memahami sejarah serta asal usul sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi bangsa.
“Pemuda jangan pernah melupakan sejarah, kita harus mengerti asal usul, karena kalau kita tidak tahu, sangat sedih rasanya,” ujar Ebenejer di hadapan peserta kegiatan.
Ia juga berharap Ranperda Kepemudaan dapat segera ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) sehingga nantinya tersedia wadah, ruang, serta payung hukum yang jelas bagi pembinaan dan pengembangan generasi muda.
“Mudah-mudahan Ranperda ini ditetapkan menjadi Peraturan Daerah agar ada wadah dan ruang serta payung hukum terhadap kepemudaan, agar pemuda lebih terbina dan berkarakter, karena pemuda merupakan generasi bangsa dan menuju Indonesia Emas,” ungkapnya.
Menurut Ebenejer, kunjungan tersebut merupakan bagian dari tugas sebagai wakil rakyat untuk hadir di tengah masyarakat sekaligus memberikan pemahaman dan motivasi kepada pemuda agar mampu menjadi generasi yang berkualitas.
“Kami memberikan pencerahan kepada para pemuda agar menjadi generasi bangsa yang baik, berkarakter dan menuju Indonesia Emas. Ayo para pemuda kita menjadi anak muda yang baik dan berpedoman pada ideologi Pancasila, ayo kita gelorakan nilai-nilai Pancasila, hormati orang tuamu, hormati gurumu dan hormati yang lebih tua darimu,” pesannya.
Menutup pemaparannya, Ebenejer turut menyampaikan pesan persatuan dan toleransi kepada seluruh peserta yang hadir.
“Biarlah kita berbeda iman dan keyakinan, tapi kita saudara kemanusiaan,” tutupnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Asahan, Ir. Mika Polin Sitorus, yang hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut mengajak seluruh generasi muda untuk mendukung keberadaan Ranperda Kepemudaan agar dapat segera menjadi regulasi yang memberi manfaat nyata.
“Mari kita semua pemuda-pemudi mendukung Ranperda Kepemudaan ini menjadi Perda, mari kita manfaatkan peluang ini menuju Indonesia Emas,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif dan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya peran kepemudaan dalam pembangunan daerah dan masa depan bangsa.
(Nando Sagala)
