Tapanuli Tengah, 6 Juni 2026– Pembangunan Jembatan Modular Type 21 di Desa Lubuk Ampolu, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah resmi rampung 100%. Infrastruktur penghubung vital ini selesai dikerjakan dalam waktu singkat berkat kolaborasi TNI, Pemerintah Daerah dan masyarakat setempat.
Kehadiran jembatan modular ini diharapkan memulihkan akses transportasi warga yang sebelumnya terhambat akibat jembatan lama di terjang banjir bandang dan longsor. Proyek ini dikerjakan secara gotong royong oleh Personil Kodim 0211/Tapanuli Tengah, Anggota Yon TP 906/SL dan Masyarakat Desa Lubuk Ampolu
Dandim 0211/TT Letkol Inf Bayu Hanuranto Wicaksono yang memimpin langsung kegiatan menyampaikan apresiasi atas semangat kebersamaan yang ditunjukkan. “Keberhasilan ini adalah bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Dengan kerja sama yang solid, pekerjaan berat menjadi ringan. Jembatan ini bukan hanya soal struktur baja dan kayu, tapi simbol gotong royong kita untuk mempermudah akses ekonomi dan pendidikan warga Lubuk Ampolu,” ujar Letkol Bayu di lokasi.
Pembangunan dilakukan secara sistematis untuk memastikan kekuatan dan keamanan jembatan, yang meliputi Pembersihan dan persiapan lokasi daru material pengganggu, Pengukuran dan penentuan titik pondasi untuk memastikan struktur jembatan stabil, Pemasangan struktur rangka modular Type 21 sebagai rangka utama jembatan, Pemasangan lantai jembatan dan penguatan sambungan agar kokoh menahan beban hingga tahap Finishing dan pemeriksaan oleh tim teknis.
Kehadiran jembatan baru disambut antusias oleh warga Desa Lubuk Ampolu. Selama ini, akses antar dusun dan ke pusat kecamatan kerap terhambat, terutama saat musim hujan. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak TNI. Dulu kalau mau ke kebun atau ke pasar harus melewati sungai. Sekarang jalannya sudah lancar lagi. Anak-anak juga lebih aman berangkat sekolah,” kata salah satu warga yang turut membantu proses pembangunan.
