Padang, CCTV24Jam.com, 4 Juni 2026 – Kondisi Jalan Koto Baru, Kelurahan Limau Manis Selatan, Kecamatan Pauh, Kota Padang, semakin memprihatinkan. Ruas jalan yang menjadi akses utama masyarakat itu kini dipenuhi retakan, lubang, dan permukaan aspal yang terkelupas di berbagai titik.
Berdasarkan pantauan warga, kerusakan jalan tidak hanya mengganggu kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga mengancam keselamatan. Pasalnya, sebagian ruas jalan berada pada jalur yang menanjak sehingga meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi kendaraan yang berpapasan maupun saat menghindari lubang.
Warga menilai kondisi tersebut sangat berbahaya, terlebih jalan sering dilalui kendaraan bertonase besar, termasuk truk pengangkut kebutuhan usaha makanan yang keluar masuk kawasan tersebut. Aktivitas kendaraan berat diduga turut mempercepat kerusakan badan jalan, meskipun hal tersebut masih perlu kajian dari instansi terkait.
“Jalan ini menanjak dan sempit. Kalau kendaraan menghindari lubang, sangat berisiko terjadi kecelakaan. Bahkan kendaraan bisa kehilangan kendali dan jatuh, sehingga membahayakan pengendara lain,” ungkap salah seorang warga yang sering lewat.
Selain membahayakan pengguna jalan, kerusakan yang terus dibiarkan dikhawatirkan akan semakin parah saat musim hujan. Genangan air yang masuk ke dalam retakan jalan berpotensi mempercepat kerusakan dan memperbesar lubang yang sudah ada.
Masyarakat mempertanyakan pihak yang bertanggung jawab terhadap pemeliharaan jalan tersebut. Warga berharap Pemerintah Kota Padang melalui dinas terkait segera melakukan survei lapangan dan mengambil langkah perbaikan sebelum menimbulkan korban jiwa.
Warga juga meminta adanya pengawasan terhadap kendaraan bertonase besar yang melintasi ruas jalan tersebut apabila memang tidak sesuai dengan kapasitas jalan lingkungan yang ada.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai penyebab pasti kerusakan maupun jadwal perbaikan Jalan Koto Baru Limau Manis Selatan, Kecamatan Pauh, Kota Padang.
Masyarakat berharap pemerintah tidak menunggu jatuhnya korban sebelum melakukan tindakan nyata terhadap kerusakan jalan yang sudah lama dikeluhkan tersebut.
Editor :Tim redaksi.
