Tapanuli Tengah – Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 Kabupaten Tapanuli Tengah berlangsung khidmat di Lapangan GOR Pandan, Jl. FL Tobing Kel. Pandan Wangi, Kec. Pandan, Senin 1 Juni 2025 pukul 08.10 WIB.
Upacara mengusung tema _“PANCASILA PEMERSATU BANGSA PONDASI PERDAMAIAN DUNIA”_ dan dipimpin langsung oleh Dandim 0211/TT Letkol INF Bayu Hanuranto Wicaksono http://S.Hub,Int.,M.H.I. selaku Inspektur Upacara.
Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda dan pimpinan instansi se-Kabupaten Tapanuli Tengah. Selain itu, hadir pula pimpinan OPD, camat, lurah, ibu Dharma Wanita, Persit Kodim 0211/TT dan Denpom 1/2 Sibolga, Jalasenastri Lanal Sibolga, PIA Ardhya Garini Satradar 103, serta Bhayangkari Polres Tapteng.
Pasukan upacara terdiri dari personel TNI-Polri, ASN, Basarnas, Satpol PP, Damkar, OKP, mahasiswa, pelajar SMA-SLTP, dan Pramuka dengan total 12 barisan. Upacara dipimpin Komandan Upacara Kapten Laut (P) Dian Nur Rismianto dan Perwira Upacara Kapten Inf Rusliadi, dengan pembawa acara Brigadir Yovi Novia Hutabarat, S.H.
Rangkaian acara meliputi pengibaran Bendera Merah Putih oleh Paskibra Tapteng, pembacaan teks Pancasila, pembacaan Pembukaan UUD 1945 oleh ASN Pemkab Tapteng, amanat inspektur upacara, hingga pembacaan doa oleh ASN Kemenag. Seluruh rangkaian berjalan tertib dan lancar.
Dalam tanggapannya usai upacara, Dandim 0211/TT Letkol INF Bayu Hanuranto Wicaksono menegaskan pentingnya menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
> “Tema tahun ini mengingatkan kita bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara, tapi juga pemersatu bangsa dan pondasi perdamaian dunia. Di Tapanuli Tengah yang majemuk, semangat gotong royong dan toleransi harus terus kita jaga. TNI bersama seluruh elemen masyarakat siap mengawal nilai-nilai Pancasila agar tetap hidup dan diamalkan dalam setiap aktivitas sehari-hari,” ujar Letkol Bayu.
Ia juga mengapresiasi kekompakan seluruh peserta upacara yang menunjukkan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam merayakan hari lahir ideologi bangsa. Upacara ditutup dengan penghormatan pasukan kepada inspektur upacara dan laporan dari komandan upacara. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan, kesatuan, dan kedamaian di Kabupaten Tapanuli Tengah.
