Pesisir Selatan – Bawaslu Pesisir Selatan yang diwakili oleh Kordiv Penanganan Pelanggaran Data dan Informasi, Syauqi Fuadi, mendatangi kantor Baznas Provinsi Sumatera Barat pada Jumat (30/8). Hal tersebut menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan pelanggaran netralitas yang dilakukan oleh Ketua Baznas Pesisir Selatan, Yose Leonando.
“Ya, kemarin kami sudah mendatangi Baznas Provinsi Sumatera Barat, untuk menyampaikan surat sekaligus sejumlah berkas dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Ketua Baznas Pesisir Selatan,” ujar Syauqi pada wartawan di Painan, Sabtu (31/8).
Syauqi menjelaskan, dugaan pelanggaran tersebut yakni terkait keberpihakan Yose Leonando selaku Ketua Baznas Pesisir Selatan kepada salah satu paslon bupati dan ikut menghadiri acara deklarasi serta ikut berkomentar di media sosial.
“Dugaan pelanggarannya adalah ikut mendeklarasikan salah satu paslon bupati dan berkomentar aktif di media sosial. Kami membawa sejumlah bukti agar nantinya di proses lebih lanjut oleh Baznas Provinsi Sumbar,” ucapnya lagi.
Sementara itu, Wakil Ketua Baznas Provinsi Sumatera Barat, Afrianto Korea yang menerima kedatangan tim Bawaslu Pesisir Selatan, mengatakan akan memproses laporan tersebut bersama pihaknya.
“Akan kami proses sesuai dengan mekanisme dan peraturan perundangan yang berlaku,” kata Afrianto.
Sementara itu, Ketua Baznas Pesisir Selatan, Yose Leonardo saat dihubungi media ini belum menjawab.
Namun demikian, berdasarkan data dan bukti yang dihimpun Sumbarkita, Ketua Baznas Pesisir Selatan Yose Leonando, terlibat aktif dalam sejumlah kegiatan Paslon Bupati Rusma Yul Anwar di Pesisir Selatan.
Selain video deklarasi dan memberikan komentar dukungan di media sosial, Ketua Baznas Pesisir Selatan Yose Leonando sebelumnya juga terlihat ikut mengantarkan kandidat tersebut mendaftar ke salah satu partai politik.(Team)
