Sibolga/Tapanuli Tengah – Pangdam I/Bukit Barisan, Mayor Jenderal TNI Hendy Antariksa, meninjau langsung kondisi pascabencana alam di wilayah Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah, Selasa (23/12/2025). Kunjungan kerja tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan dampak bencana, khususnya kerusakan infrastruktur jalan serta kondisi masyarakat terdampak, berjalan optimal.
Dalam kunjungan tersebut, Pangdam I/BB didampingi Kasdam I/BB Brigjen TNI Deki Santoso Pattinaya, Asops Kasdam Kolonel Inf Eko Antony Chandra Lestianto, Asintel Kasdam Kolonel Inf Endang Sumardi, serta sejumlah pejabat utama Kodam I/BB. Rombongan disambut langsung oleh Wali Kota Sibolga Ahmad Sukri Najri Penarik, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, dan Dandim 0211/TT Letkol Inf Bayu Hanuranto Wicaksono.
Agenda peninjauan diawali dengan melihat secara langsung kondisi jalan yang terputus akibat longsor di Desa Simaninggir KM 8, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah. Lokasi tersebut merupakan jalur vital yang terdampak parah dan menghambat aktivitas masyarakat serta distribusi logistik.
Pangdam I/BB menegaskan bahwa TNI hadir untuk memberikan dukungan penuh dalam percepatan pemulihan pascabencana, khususnya pada perbaikan infrastruktur jalan yang menjadi urat nadi perekonomian warga.
“TNI hadir untuk melihat langsung kondisi di lapangan sekaligus menegaskan komitmen bersinergi dengan pemerintah daerah. Percepatan perbaikan jalan menjadi prioritas utama agar aktivitas dan perekonomian masyarakat dapat segera pulih,” tegas Mayjen TNI Hendy Antariksa.
Sementara itu, perwakilan PT Hutama Karya, Iskandar Pane, menyampaikan bahwa pihaknya telah menurunkan dua unit alat berat untuk pekerjaan awal perbaikan jalan. Proses pengerjaan diperkirakan memakan waktu sekitar tiga bulan, mengingat kondisi medan yang curam serta tingkat risiko yang cukup tinggi.
Usai meninjau lokasi jalan terputus, Pangdam I/BB melanjutkan kunjungan ke Posko Pengungsi Desa Bonandolok untuk melihat langsung kondisi para pengungsi dan memastikan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi. Rombongan juga meninjau lokasi longsor di Desa Garupu, Kecamatan Sitahuis, sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh dampak bencana di wilayah tersebut.
Kunjungan kerja ini menjadi bukti perhatian dan kepedulian serius pimpinan TNI AD terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam di wilayah Kodim 0211/TT. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan pihak swasta diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan, menjaga stabilitas keamanan, serta mengembalikan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat secara bertahap.
(Tim Red-)
