Tapanuli Tengah – Upaya pencarian korban bencana banjir bandang dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah kembali memberikan hasil. Pada Minggu (30/11/2025), Personil Kodim 0211/TT bersama Tim Basarnas berhasil mengevakuasi dua mayat korban yang tertimbun material longsor di Jalan Himalaya, Lingkungan IV, Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka.
Evakuasi dilakukan di tengah kontur tanah yang labil dan sisa material longsor yang masih tebal menutupi sebagian besar badan jalan serta pemukiman. Proses pencarian dilakukan dengan penuh kehati-hatian untuk menghindari longsor susulan yang sewaktu-waktu dapat terjadi.
Setelah penyisiran intensif, tim gabungan akhirnya menemukan dua jasad yang diduga merupakan warga setempat yang hilang sejak bencana menerjang wilayah tersebut. Kedua jasad kemudian dievakuasi ke lokasi aman untuk identifikasi lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Dandim 0211/TT, Letkol Inf Bayu Hanuranto Wicaksono, S.Hub.Int., M.H.I, menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Tapanuli Tengah.
“Kami sangat berduka atas musibah ini. Kami akan terus berupaya mencari korban lainnya dan membantu masyarakat yang terdampak,” ujarnya.
Banjir bandang dan longsor yang terjadi beberapa hari sebelumnya telah mengakibatkan sejumlah warga hilang serta merusak puluhan rumah dan fasilitas umum. Pemerintah daerah bersama TNI, Basarnas, dan instansi terkait lainnya terus bekerja sama untuk mempercepat proses pencarian, evakuasi, serta penanganan pascabencana.
Kehadiran tim gabungan diharapkan dapat membantu mempercepat identifikasi dan memberikan kepastian bagi keluarga korban yang hingga kini masih menunggu kabar keberadaan anggota keluarga mereka.
(Tim Red-)
