Batu Bara, cctv24jam.com
Alamak, kembali dinas pendidikan batu bara diduga tercederai adanya kegiatan asesmen kepsek Se-kabupaten batu bara pada bulan Oktober 2026 yang diduga di fasilitator oleh oknum plt kadis pendidikan kabupaten batu bara.
Betapa hebohnya saat oknum salah satu kepsek berinisial JLM dan MG membeberkan bahwa kegiatan asesmen yang akan dilaksanakan bulan Oktober 2026 diduga oknum Berinisial A dari pihak disdik kabupaten batu bara datang menjumpai kepsek menyampaikan bahwa anggaran biaya asesmen kepsek 5 ikat per kepsek yg definitip dan yang plt kepsek diminta 10 ikat.
“Iya pak, datang oknum dari disdik menjumpai saya bahwa biaya asesmen kepsek per kepsek sebesar 5 ikat, dan plt kepsek 10 ikat, dan supaya saya percaya disambungkan langsung melalui telepon selulernya kepada plt kadis pendidikan kabupaten batu bara, dan karena pak plt kadis pendidikan membenarkan kalau oknum Berinisial A tersebut benar atas perintah pak plt kadis, dan kami pun percaya,tutur oknum kepsek berinisial JLM dan MG yg tidak mau disebutkan namanya dan sekolah nya kepada wartawan. Rabu,23/9/2026.
Untuk penerbitan berita yang berimbang, media ini melakukan konfirmasi melalui chattingan WhatsApp kepada oknum plt kadis pendidikan kabupaten batu bara namun sangat membantah dan mengatakan “informasi nya fitnah bg” tulisnya.
Terseretnya nama oknum pegawai disdik kabupaten batu bara berinisial A, media ini juga melakukan konfirmasi terkait acara asesmen dan dana yang dikenakan per kepsek melalui chattingan WhatsApp nya.
Oknum Berinisial A, membenarkan adanya kegiatan asesmen kepsek, namun kapan dilaksanakan belum pasti dan mengenai dirinya ikut terseret sebagai fasilitator untuk mengutip dana 5 – 10 ikat per kepsek, beliau membantah dan tidak mengetahui, balasnya dalam tulisan chattingan WhatsApp.
Yang menghebohkan,tak disangka-sangka salah satu oknum tokoh aktivis Gema1Membara berinisial JS juga ikut angkat bicara, betapa tidak, JS mengatakan bahwa beliau juga mendengar hal tersebut dari oknum kepsek berinisial JLM dan MG terkait kutipan 5-10 Ikat per kepsek bermodus biaya asesmen kepsek Se-kabupaten batu bara.
JS menyampaikan ke media ini “saya sendiri dan langsung ngomong sama oknum kepsek berinisial JLM dan MG, kalau benar kutipan dana asesmen di fasilitator oleh oknum pegawai disdik kabupaten batu bara berinisial A, sebesar 5 ikat sampai 10 ikat per kepsek, dan kalau oknum kepsek JLM dan MG menyangkal hal tersebut, saya bersedia jadi saksi informasi tersebut, tegasnya.
JS minta wartawan agar berani ungkap fakta dibalik modus asesmen kepsek Se-kabupaten batu bara dan dugaan kutipan 5-10 Ikat per kepsek, kasihan kepsek, dan ini merusak citra Dinas pendidikan kabupaten batu bara khusus dan mencoreng dunia pendidikan pada umumnya.
Lanjutnya,minta Agar Bupati meng evaluasi Plt Kadis pendidikan, tak mampu jaga nama baik Bupati dan menjaga kekondusifan di batubara, tutupnya.
Ketua KOMNAS PKPAI Alaiaro Nduru sekaligus ketua umum FORWAKUM TIPIKOR saat dimintai pendapatnya terkait isu adanya dugaan kutipan 5-10 ikat per kepsek bermodus dana asesmen, Nduru mengatakan “konfirmasi langsung plt kadis pendidikan dan oknum yang terlibat, apabila itu benar adanya laporkan kepada pihak APH, dan bila itu tidak benar, minta pihak yang terlibat terutama plt kadis pendidikan kabupaten batu bara untuk mengklarifikasi secara resmi dan dipublikasikan ke media, karena hal ini mencoreng wajah dunia pendidikan di kabupaten batu bara, saya juga turut serta melakukan konfirmasi kepada plt kadis pendidikan kabupaten batu bara, agar hal ini jangan menjadi alat konsumsi publik yang tidak baik, ucapnya.
(Team)
