Batu Bara, Cctv24jam.com
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Batu Bara terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan perizinan dan mendorong pertumbuhan investasi melalui inovasi berbasis digital.
Di bawah kepemimpinan Kepala DPMPTSP Batu Bara yang baru, H. Murdi Simangunsong, S.STP., instansi tersebut menargetkan terwujudnya pelayanan perizinan yang cepat, mudah, akurat, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Upaya tersebut tidak terlepas dari bimbingan dan arahan Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., bersama Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP.
Realisasi Investasi Capai Rp887,7 Miliar
Berdasarkan data DPMPTSP Kabupaten Batu Bara, realisasi investasi pada 2025 tercatat mencapai Rp887.708.259.190.
Angka tersebut diklaim mencapai 177,54 persen dari target investasi sebesar Rp500 miliar. Namun, apabila target yang digunakan adalah Rp300 miliar, persentasenya mencapai 295,90 persen.
Capaian tersebut turut diperkuat dengan penerbitan sebanyak 2.868 Nomor Induk Berusaha (NIB) serta hasil Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 88,41 yang masuk dalam kategori sangat baik.
Data tersebut menunjukkan adanya aktivitas pelayanan perizinan dan investasi yang cukup signifikan di Kabupaten Batu Bara. Kendati demikian, DPMPTSP masih berupaya melakukan pembenahan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan pelaku usaha.
SMART INVEST Batu Bara Jadi Terobosan Baru
H. Murdi Simangunsong, yang akrab disapa Bang Murdi, menyadari bahwa perkembangan teknologi menuntut adanya tata kelola pemerintahan yang semakin terintegrasi dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Sejumlah pekerjaan rumah yang masih menjadi perhatian antara lain penguatan tata kelola digital, integrasi data agar tidak tersebar di berbagai sistem, serta peningkatan efektivitas pemantauan perizinan dan investasi secara real time.
Selain itu, DPMPTSP Batu Bara juga mendorong pengembangan program “JeBol” atau Jemput Bola Pelayanan Perizinan Berusaha guna mendekatkan layanan kepada masyarakat.
Dalam tiga bulan terakhir, program tersebut telah berkontribusi terhadap penerbitan lebih dari 200 NIB di Kabupaten Batu Bara.
Sebagai bagian dari upaya menjawab tantangan tersebut, H. Murdi Simangunsong menggagas inovasi SMART INVEST BATU BARA yang merupakan singkatan dari Smart Management of Integrated Licensing and Investment Services.
Inovasi ini diluncurkan seiring dengan keikutsertaannya dalam Diklat Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XII.
SMART INVEST Batu Bara dirancang untuk mendukung terwujudnya pelayanan perizinan dan investasi yang lebih cepat, terintegrasi, mudah diakses masyarakat, serta memiliki sistem pengelolaan data yang lebih akurat.
“Prinsip kami jelas: pelayanan perizinan baik, maka investasi akan meningkat,” tegas H. Murdi Simangunsong.
Target IKM 90 dan Pertumbuhan NIB 10 Persen
Melalui inovasi SMART INVEST Batu Bara, DPMPTSP menetapkan sejumlah target peningkatan kualitas pelayanan.
Salah satunya adalah mendorong kenaikan Indeks Kepuasan Masyarakat hingga mencapai angka 90. Selain itu, DPMPTSP menargetkan peningkatan penerbitan NIB sebesar 10 persen setiap tahun.
Target tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat iklim investasi dan meningkatkan kemudahan berusaha di Kabupaten Batu Bara.
Dengan mengedepankan digitalisasi, integrasi data, serta pelayanan jemput bola, DPMPTSP Batu Bara berupaya membangun sistem perizinan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.
Catatan redaksional: Terdapat ketidaksesuaian antara target investasi Rp300 miliar dan persentase capaian 177,54 persen. Jika realisasi investasi Rp887,7 miliar, persentase 177,54 persen sesuai dengan target sekitar Rp500 miliar. Angka target perlu dikonfirmasi kembali sebelum berita diterbitkan.
(Boys-3)
