Tapanuli Tengah, 10 September 2026 Babinsa Koramil 02/Sorkam Kodim 0211/Tapanuli Tengah Serda A.J. Tumanggor melaksanakan kegiatan pendampingan penyaluran pupuk bersubsidi bersama pegawai PPL Pertanian di Desa Suka Maju, Kecamatan Pasaribu Tobing, Kabupaten Tapanuli Tengah, Rabu (10/09/2026).
Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan penyaluran pupuk bersubsidi kepada para petani berjalan tepat sasaran, tepat jumlah dan tepat waktu. Babinsa bersama PPL melakukan pengecekan data penerima, jenis pupuk serta pengawasan langsung di lapangan.
“Pendampingan ini merupakan bentuk kepedulian TNI AD terhadap para petani. Kami ingin memastikan pupuk bersubsidi benar-benar diterima oleh petani yang berhak, agar hasil pertanian dapat maksimal dan kesejahteraan petani meningkat,” ujar Serda A.J. Tumanggor.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa juga memberikan motivasi kepada kelompok tani agar terus semangat mengelola lahan pertanian dan memanfaatkan pupuk sesuai dosis anjuran dari PPL, sehingga tidak terjadi pemborosan dan gagal panen.
Sementara itu, pegawai PPL Pertanian Desa Suka Maju menyambut baik kehadiran Babinsa. Menurutnya, sinergi antara Babinsa dan PPL sangat membantu dalam mengawasi dan mendistribusikan pupuk bersubsidi di tingkat desa.
Danramil 02/Sorkam Kapten Cke Firman Sitompul memberikan apresiasi atas kinerja Babinsa di lapangan.
“Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat. Salah satunya melalui pendampingan pertanian seperti ini. Ini wujud nyata TNI manunggal dengan rakyat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Dandim 0211/Tapanuli Tengah Letkol Arh Wahyu Hidayat S.H.,M.Tr.SOU.
“Saya perintahkan kepada seluruh Babinsa jajaran untuk aktif mendampingi petani dan PPL di lapangan. Awasi penyaluran pupuk bersubsidi agar tidak ada penyimpangan. Ketahanan pangan adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas Dandim.
Warga petani Desa Suka Maju mengaku sangat terbantu dengan adanya pendampingan dari Babinsa. Mereka merasa lebih aman dan proses penyaluran pupuk menjadi lebih tertib dan transparan.
Kegiatan pendampingan penyaluran pupuk bersubsidi tersebut berjalan dengan aman, tertib dan lancar.
