Batu Bara, CCTV24JAM.COM
Komitmen Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0208/Asahan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat kembali diwujudkan melalui program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Memasuki tahap awal pengerjaan, rumah milik Ibu Paijem di Dusun X, Desa Kapal Merah, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, mulai dibongkar, Sabtu (25/7/2026).

Proses pembongkaran dilakukan olehpersonel Satgas TMMD bersama warga sekitar dengan penuh semangat kebersamaan. Bagian-bagian rumah yang telah lapuk dan dinilai tidak lagi layak huni dibongkar secara bertahap sebagai langkah awal pembangunan rumah yang lebih aman, sehat, dan nyaman untuk ditempati.
Suasana gotong royong terlihat begitu kental selama proses pengerjaan. Kehadiran masyarakat yang turut membantu personel TNI menjadi bukti nyata kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.
Program RTLH menjadi salah satu sasaran fisik utama TMMD Ke-129 TA 2026 yang difokuskan untuk membantu masyarakat kurang mampu agar memiliki hunian yang layak. Seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan secara bertahap dengan mengutamakan semangat kebersamaan sehingga penyelesaiannya dapat sesuai dengan target yang telah ditentukan.

Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 0208/Asahan, Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa program rehabilitasi rumah ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah pedesaan.
“Melalui program RTLH ini, kami berharap Ibu Paijem beserta keluarga nantinya dapat menempati rumah yang lebih layak, aman, dan nyaman. Kehadiran TMMD bukan hanya membangun fisik, tetapi juga memperkuat kebersamaan serta sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa,” ujarnya.

Program TMMD Ke-129 TA 2026 di Desa Kapal Merah terus menunjukkan progres positif. Selain membangun infrastruktur desa, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata pengabdian TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkokoh semangat gotong royong sebagai budaya bangsa yang terus dijaga dan dilestarikan.
(Boys-3)
