Batu Bara, CCTV24JAM.COM
Komitmen untuk mendorong pemerataan pembangunan di wilayah pelosok tanah air terus digalakkan. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 TA 2026, Kodim 0208/Asahan mengintegrasikan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan penyediaan akses air bersih di Dusun IV, Desa Kapal Merah, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, Selasa (21/7/2026).
Menariknya, fasilitas air bersih tersebut dibangun tepat berada di samping kediaman Sahrul, warga yang rumahnya menjadi sasaran utama program bedah rumah (RTLH). Satgas TMMD menerapkan strategi pengerjaan paralel pada kedua proyek krusial ini agar percepatan manfaatnya dapat segera dirasakan oleh komunitas lokal.
Solusi Krisis Air Bersih Pedesaan
Infrastruktur pengairan ini merupakan bagian dari program prioritas TNI Angkatan Darat yang bertajuk TNI Manunggal Air Bersih (TMAB). Melalui skema ini, pasokan dari sumber air baru tersebut tidak hanya ditujukan untuk satu keluarga, melainkan akan dialirkan lewat jaringan pipa distribusi terintegrasi demi menjangkau kebutuhan domestik seluruh warga di Dusun IV.

Komandan Kodim 0208/Asahan sekaligus Dansatgas TMMD Ke-129 TA 2026, Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa orientasi gerakan TMMD saat ini berfokus pada penyediaan fasilitas publik yang berorientasi jangka panjang.
”Fokus kami adalah menjawab kebutuhan paling mendasar di tengah masyarakat. Kehadiran hunian yang sehat yang didukung oleh ketersediaan air bersih diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup dan indeks kesehatan masyarakat di wilayah pedesaan secara signifikan,” jelas Letkol Inf Edy Syahputra.
Mendorong Kesejahteraan Lewat Gotong Royong
Langkah nyata yang dihadirkan oleh jajaran Kodim 0208/Asahan ini menuai apresiasi luas dari publik Desa Kapal Merah. Warga menyatakan rasa syukur karena problem keterbatasan air bersih yang bertahun-tahun melanda kawasan mereka akhirnya menemui titik terang melalui intervensi langsung dari TNI.

Melalui sinergi kuat dan semangat gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat, proyek infrastruktur sosial ini terus dipacu guna mewujudkan akselerasi kesejahteraan sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI bersama rakyat di wilayah pedesaan Sumatra Utara.
(Boys-3)
