- Batu Bara, Cctv24jam.com
Pagi itu, suasana di Desa Kapal Merah, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, tampak lebih ramai dari biasanya. Ratusan warga berkumpul penuh antusias, menyaksikan pembukaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 pada Rabu (15/7/2026).
Usai membuka kegiatan secara resmi, Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., bersama Danrem 022/Pantai Timur Kolonel Inf Sandi Kamidianto, S.I.P., M.I.P., langsung bergerak berbaur dengan warga.

Didampingi Dandim 0208/Asahan Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P. serta unsur Forkopimda Kabupaten Batu Bara, rombongan berjalan kaki meninjau berbagai stand pelayanan masyarakat yang berjejer di lokasi kegiatan.
Dorong Ekonomi dan Intervensi Stunting
Langkah kaki rombongan pertama kali tertuju pada stand Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Di sana, dipamerkan berbagai produk unggulan hasil kerajinan dan kuliner khas masyarakat setempat. Bupati dan Danrem sempat berdialog dengan para pelaku usaha lokal, memberikan apresiasi atas kreativitas yang ditunjukkan.

Tidak jauh dari stand UMKM, perhatian beralih ke area bazar murah. Stand ini menjadi salah satu titik paling padat lantaran menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau bagi kantong masyarakat desa.
Selain penguatan ekonomi, program TMMD kali ini juga menaruh perhatian besar pada sektor kesehatan.
Rombongan pejabat meninjau langsung layanan pemeriksaan kesehatan gratis serta stand khusus percepatan penurunan stunting. Kehadiran stand ini menjadi bukti nyata kepedulian lintas sektor terhadap pemenuhan gizi dan peningkatan kualitas hidup generasi masa depan di pedesaan.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, Danrem 022/PT bersama Bupati Batu Bara dan unsur Forkopimda secara simbolis menyerahkan bantuan berupa paket sembako serta paket khusus untuk anak stunting. Bantuan tersebut diberikan langsung kepada warga kurang mampu yang tinggal di sekitar lokasi pelaksanaan TMMD.
”Kami sangat mengapresiasi pihak TNI, khususnya Kodim 0208/Asahan. TMMD tahun ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga menyentuh aspek nonfisik yang sangat dibutuhkan masyarakat, mulai dari pelayanan kesehatan, penguatan UMKM, bazar murah, hingga intervensi penurunan angka stunting,” ujar Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian.

Senada dengan Bupati, Danrem 022/Pantai Timur Kolonel Inf Sandi Kamidianto menegaskan bahwa program TMMD pada hakikatnya adalah pengejawantahan dari kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Menurut Sandi, kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat desa merupakan wujud nyata sinergi bersama pemerintah daerah untuk mempercepat pemerataan pembangunan.

”Ini adalah bukti komitmen kami. Melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat, kita bersama-sama bergerak untuk meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah pedesaan,” tegas Danrem 022/PT.
Melalui pelaksanaan TMMD ke-129 di Desa Kapal Merah ini, diharapkan seluruh hasil pembangunan—baik yang bersifat fisik seperti perbaikan infrastruktur, maupun nonfisik seperti edukasi dan layanan sosial—dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat dalam jangka panjang.

Lebih dari itu, momentum ini diharapkan kian memperkokoh kemanunggalan yang harmonis antara TNI dan rakyat.
(Red/Boys-3)
