Boven Digoel, Papua Selatan — Kepedulian TNI terhadap masyarakat di wilayah perbatasan kembali dibuktikan melalui aksi nyata Satgas Swasembada Yonif 126/Kalacakti Koops TNI Habema dengan memasang lampu penerangan jalan di Kampung Wametkapa, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (29/04/2026).
Program tersebut disambut antusias oleh warga setempat karena dinilai sangat membantu aktivitas masyarakat pada malam hari sekaligus meningkatkan keamanan lingkungan kampung yang sebelumnya minim penerangan.
Pemasangan lampu jalan dilakukan langsung oleh personel Pos Wametkapa Satgas Yonif 126/KC sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat di daerah terpencil dan perbatasan RI-PNG.
Dansatgas Yonif 126/Kala Cakti, Letkol Inf Muh S Yahya Ginting SH, MH melalui Danpos Wametkapa, Lettu Inf Boy Saragih menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program teritorial Satgas dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah penugasan.
“Penerangan jalan sangat dibutuhkan warga, terutama untuk menunjang mobilitas masyarakat pada malam hari serta mengurangi potensi gangguan keamanan,” ujar Lettu Inf Boy Saragih.
Ia menambahkan, keberadaan Satgas Yonif 126/Kalacakti tidak hanya fokus menjaga stabilitas keamanan wilayah perbatasan, namun juga aktif melaksanakan kegiatan sosial yang manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.
Warga Kampung Wametkapa pun mengaku senang dan terbantu dengan adanya lampu penerangan jalan tersebut. Kini suasana kampung menjadi lebih terang, aman, dan nyaman saat malam hari.
Sementara itu, Dansatgas Yonif 126/KC Letkol Inf Muh S Yahya Ginting SH, MH mengatakan bahwa melalui program penerangan jalan ini diharapkan aktivitas ekonomi maupun sosial masyarakat dapat berjalan lebih lancar.
“Dengan adanya penerangan ini, diharapkan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat dapat berjalan lebih lancar serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman,” ungkapnya.
Program humanis yang dijalankan Satgas Yonif 126/Kalacakti tersebut kembali menunjukkan komitmen TNI hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai solusi bagi kebutuhan warga di daerah terpencil perbatasan negara.
(Tim Red-)
